BAB
II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Game
Game
bermakna “permainan”, teori permainan adalah salah satu cara belajar yang
digunakan dalam menganalisa sejumlah pemain maupun perorangan yang menunjukkan
strategi – strategi rasional. Teori ini di kemukakan oleh Jhon Von and Oscar Morgenstern, menurutnya permainan
terdiri atas sekumpulan peraturan yang membangun situasi bersaing dari 2 atau
beberapa orang kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk
memaksimalkan kemenangan sendiri ataupun untuk meminimalkan kemenangan lawan.
Sebuah permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan, disini pemain
berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan dalam merupakan rekayasa
atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi
perilaku pemain dan menentukan permainan. Game
bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga
orang dewasa. Game sebenarnya penting
untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk
memecahkan masalah dengan tepat da cepat karena game terdapat berbagai konfilik atu masalah yang menuntut kita
untuk menyelesaikannya dengan tepat dan tepat. Tetapi game juga bisa merugikan
merugikan apabila kita sudah kecanduan game
kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang
kita lakukan.
Game
bersal dari kata bahasa inggris yangberarti dasar permainan. Permainan dalam
hal ini merajuk pada pengertian kelincahan intelektual (Intellectual playability game) yang juga bisa diartikan sebagai
arena keputusan dan aksi pemainnya. Dalam game, ada target – target yang ingin
di capai pemainnya.
2.2 Pengertian Game Menurut Ahli
Menurut Agustinus Nilwan (1995:1), game merupakan
permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi. Jika ingin
mendalami penggunaan animasi haruslah memahami pembuatan game. Atau jika ingin membuat game,
maka haruslah memahami teknik dan metode animasi, sebab eduanya saling
berkaitan.
2.3 Sejarah Game
Pada tahun 1952, seorang mahasiswa Universitas Cambridge
A.S Gouglas membuat permainan OXO (tic-tac-toe) dalam versi grafik. Permainan
ini di kembangkan ketika hendak mendemostrasikan tesisnys tentang interaksi
antara manusia dan komputer. Pada tahun 1958 William Higin Botham mendisain
sebuah game dengan judul Tennis For Two yang dimainkan dalam oscilloscope, dan kemudian ada pula
Stave Russel pada tahun 1961 dengan game berjudul spacewer yang dibuat dalam
komputer mainframe DEC PDP-1 saat mereka
menjalani studi di MIT. Mulai tahun 1960-an lebih banyak permainan komputer
yang di kembangakan (kebanyakan komputer mainframe),
dan secara bertahap telah berkembang tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya.
2.4.
Genre Game
Game
terbagi dalam beberapa format atau gaya permainan yang lebih sering disebut
dengan genre. Berikut ini adalah 8 katagori genre dari sebuah game yang sering di mainkan oleh para
pemain yaitu:
a. Adventure
b.Fighting
c.RPG
d.Racing
e.Sport
f.Strategy
g.Shooting
h.Simulation
2.5.
Game Edukasi
Game Edukasi adalah
game digital yang dirancang untuk mendukung pengajaran dan pembelajaran,
menggunakan teknologi multimedia alternatif.
2.5.1
Game Untuk Pendidikan
Menurut buku “ Learning Online with Games, Simulations and Virtual Worlds ” Karya
Clark Aldrich. Terdapat beberapa jenis game yang dapat di manfaatkan dalam
pendidikan yaitu:
a. Educational Simulations : game yang bertujuan untuk sebuah
pembelajaran
b. Serious Games : Serious game dalah suatu konsep game
dengan tujuan untuk kepentingan training,
advertising, simulasi, edukasi. Atau dengan
kata lain untuk kepentingan tyang bersifat non-entertaiment. Imlementasinya, serious
game ini diterapkan untuk berbagai tingkatan usia serta dengan berbagai
genre dan teknologi game
c.
Frame
Games
d.
Class
Games
e.
Virtual
World
Perbedaan dari setiap jenis game dapat dibedakan menjadi 4 (Empat) aspek:
·
Tujuan Pembelajaran yang dapat di capai;
·
Kriteria Suksesnya
·
Kebutuhan teknologi untuk diimplementasikan
·
Contoh dari jenis game tersebut
2.6. Role Playing Game
RPG adalah sebuah permainan yang mana para pemainnya
memainkan peran tokoh – tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk membuat sebuat
cerita. Para pemain memilih aksi tokoh-tokoh mereka berdasarkan
karakteristik tokoh tersebut, dan
keberhasilan aksi mereka tergantung dari sistem peraturan pemain yang telah di
tentukan. RPG Marker XP merupakan
salah satu versi PC RPG Marker yang
juga merupakan versi ke-4. Pada dasarnya ada 3 tahapan dalam proses pembuatan game RPG menggunakan RPG Marker XP yaitu sebagai berikut:
a.
Mapping
Map
lokasi dimana karakter game dapat bergerak atau disebut juga sebagai latar dari
game, karena map merupakan suatu
elemen yang penting di dalam suatu game
RPG. Dalam pembuatannya pun tidak bisa sembarangan karena akan menimbulkan
ketidak sesuaian dan kenyamanan bagi player untuk itu map yang di buat harus
sesuai dengan alur cerita dalam game.
Mapping adalah proses pembuatan map.
Proses mapping membutuhkan imajinasi yang tinggi dari developer, agar map yang dibuat dapat sedekat mungkin dengan
keadaan nyata dan tidak menyimpang dari alur cerita.
b.
Database
Database
adalah kumpilan dari bermacam-macam data yang digunakan dan proses pengaturan
parameter-parameter untuk objek yang ada dalam game seperti tokoh, senjata, animasi, suara dan
lain-lain.
c.
Eventing
Eventing
adalah proses pemberian perilaku pada objek yang ada di dalam game. Perilaku objek yang diatur dalam
proses ini antara lain: dialog antar tokoh, binatang yang berjalan, backsound,
perpindahan tokoh ke map lain, dan pertempuran.
2.6.1 Standard Toolbar
a.
New:
Membuat project RMXP baru
b.
Open:
Membuka sebuah project RMXP
c.
Save:
Menyimpan project RMXP
d.
Cut:
Saat bekerja pada map, akan memotong
kotak
e.
Copy:
Mencetak kembali kotak
f.
Paste:
Menempel kotak
g.
Delete:
Menghapus kotak
h.
Undo:
Membatalkan kesalahan yang dibuat sebelumnya
i.
Layer
Pertama: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
j.
Layer
Kedua: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
k.
Layer
Ketiga: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
l.
Layer Eventing: Double click pada kotak mana saja untuk
membuat event
m. Pencil
Tool: Gunakan untuk menggambar kotak
n.
Rectangle Tool:
Gunakan untuk menggambar kotak dalam bentuk persegi
o.
Circle Tool:
Gunakan untuk menggambar kotak dalam bentuk lingkaran
p.
Flood Tool:
Untuk memenuhi layer dengan satu macam kotak
q.
Select Tool:
Memilih kotak
r. Zoom
tool
s. Zoom
tool
t. Zoom
tool
u.
Database:
Membuka database
v. Resource
manager
w.
Script Editor:
Sebaiknya tidak mengutak-atik script
jika belum melakukan back up pada project
x.
Test
Suara: Mendengarkan suara
y.
Playtest:
Memulai pemainan





0 comments:
Post a Comment