web stats

Sunday, May 24, 2015

Kata-Kata Galau

hai sobat blogger kali ini gue mau share kata-kata galau..hehehe











BAB II (OK Lanjut Bab III)

BAB II
LANDASAN TEORI
2.1       Pengertian Game
Game bermakna “permainan”, teori permainan adalah salah satu cara belajar yang digunakan dalam menganalisa sejumlah pemain maupun perorangan yang menunjukkan strategi – strategi rasional. Teori ini di kemukakan oleh Jhon Von  and Oscar Morgenstern, menurutnya permainan terdiri atas sekumpulan peraturan yang membangun situasi bersaing dari 2 atau beberapa orang kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk memaksimalkan kemenangan sendiri ataupun untuk meminimalkan kemenangan lawan. Sebuah permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat  dalam konflik buatan, disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan dalam merupakan rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan. Game bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa. Game sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat da cepat karena game terdapat berbagai konfilik atu masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan tepat dan tepat. Tetapi game juga bisa merugikan merugikan apabila kita sudah kecanduan game kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.
Game bersal dari kata bahasa inggris yangberarti dasar permainan. Permainan dalam hal ini merajuk pada pengertian kelincahan intelektual (Intellectual playability game) yang juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Dalam game, ada target – target yang ingin di capai pemainnya.
2.2       Pengertian Game Menurut  Ahli
Menurut Agustinus Nilwan (1995:1), game merupakan permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi. Jika ingin mendalami penggunaan animasi haruslah memahami pembuatan game. Atau jika ingin membuat game, maka haruslah memahami teknik dan metode animasi, sebab eduanya saling berkaitan.
2.3       Sejarah Game
Pada tahun 1952, seorang mahasiswa Universitas Cambridge A.S Gouglas membuat permainan OXO (tic-tac-toe) dalam versi grafik. Permainan ini di kembangkan ketika hendak mendemostrasikan tesisnys tentang interaksi antara manusia dan komputer. Pada tahun 1958 William Higin Botham mendisain sebuah game dengan judul Tennis For Two yang dimainkan dalam oscilloscope, dan kemudian ada pula Stave Russel pada tahun 1961 dengan game berjudul spacewer yang dibuat dalam komputer  mainframe DEC PDP-1 saat mereka menjalani studi di MIT. Mulai tahun 1960-an lebih banyak permainan komputer yang di kembangakan (kebanyakan komputer mainframe), dan secara bertahap telah berkembang tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya.
2.4.      Genre Game
Game terbagi dalam beberapa format atau gaya permainan yang lebih sering disebut dengan genre. Berikut ini adalah 8 katagori genre dari sebuah game yang sering di mainkan oleh para pemain yaitu:        
 a. Adventure
b.Fighting 
c.RPG
d.Racing
e.Sport
f.Strategy
g.Shooting
h.Simulation
2.5.  Game Edukasi
Game Edukasi adalah game digital yang dirancang untuk mendukung pengajaran dan pembelajaran, menggunakan teknologi multimedia alternatif.
2.5.1 Game Untuk Pendidikan
Menurut buku “ Learning Online with GamesSimulations and Virtual Worlds ” Karya Clark Aldrich. Terdapat beberapa jenis game yang dapat di manfaatkan dalam pendidikan yaitu:
a.    Educational Simulations game yang bertujuan untuk sebuah pembelajaran
b.    Serious Games Serious game dalah suatu konsep game dengan tujuan untuk kepentingan trainingadvertising, simulasi, edukasi. Atau dengan kata lain untuk kepentingan tyang bersifat non-entertaiment. Imlementasinya, serious game ini diterapkan untuk berbagai tingkatan usia serta dengan berbagai genre dan teknologi game
c.    Frame Games
d.    Class Games
e.    Virtual World
Perbedaan dari setiap jenis game dapat dibedakan menjadi 4 (Empat) aspek:
·         Tujuan Pembelajaran yang dapat di capai;
·         Kriteria Suksesnya
·         Kebutuhan teknologi untuk diimplementasikan
·         Contoh dari jenis game tersebut
2.6.      Role Playing Game
RPG adalah sebuah permainan yang mana para pemainnya memainkan peran tokoh – tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk membuat sebuat cerita. Para pemain memilih aksi tokoh-tokoh mereka berdasarkan karakteristik  tokoh tersebut, dan keberhasilan aksi mereka tergantung dari sistem peraturan pemain yang telah di tentukan. RPG Marker XP merupakan salah satu versi PC RPG Marker yang juga merupakan versi ke-4. Pada dasarnya ada 3 tahapan dalam proses pembuatan game RPG menggunakan RPG Marker XP yaitu sebagai berikut:
a.            Mapping
Map lokasi dimana karakter game dapat bergerak atau disebut juga sebagai latar dari game, karena map merupakan suatu elemen yang penting di dalam suatu game RPG. Dalam pembuatannya pun tidak bisa sembarangan karena akan menimbulkan ketidak sesuaian  dan kenyamanan bagi player untuk itu map yang di buat harus sesuai dengan alur cerita dalam gameMapping adalah proses pembuatan map. Proses mapping membutuhkan imajinasi yang tinggi dari developer, agar map yang dibuat dapat sedekat mungkin dengan keadaan nyata dan tidak menyimpang dari alur cerita.
b.            Database
Database adalah kumpilan dari bermacam-macam data yang digunakan dan proses pengaturan parameter-parameter untuk objek yang ada dalam game  seperti tokoh, senjata, animasi, suara dan lain-lain.
c.            Eventing
Eventing adalah proses pemberian perilaku pada objek yang ada di dalam game. Perilaku objek yang diatur dalam proses ini antara lain: dialog antar tokoh, binatang yang berjalan, backsound, perpindahan tokoh ke map lain, dan pertempuran.

2.6.1   Standard Toolbar


a.    New: Membuat project RMXP baru
b.    Open: Membuka sebuah project RMXP
c.    Save: Menyimpan project RMXP
d.    Cut: Saat bekerja pada map, akan memotong kotak
e.    Copy: Mencetak kembali kotak
f.     Paste: Menempel kotak
g.    Delete: Menghapus kotak
h.    Undo: Membatalkan kesalahan yang dibuat sebelumnya
i.      Layer Pertama: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
j.      Layer Kedua: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
k.    Layer Ketiga: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
l.      Layer EventingDouble click pada kotak mana saja untuk membuat event
m.  Pencil Tool: Gunakan untuk menggambar kotak
n.    Rectangle Tool: Gunakan untuk menggambar kotak dalam bentuk persegi
o.    Circle Tool: Gunakan untuk menggambar kotak dalam bentuk lingkaran
p.    Flood Tool: Untuk memenuhi layer dengan satu macam kotak
q.    Select Tool: Memilih kotak
r.     Zoom tool
s.    Zoom tool
t.     Zoom tool
u.    Database: Membuka database
v.    Resource manager
w.   Script Editor: Sebaiknya tidak mengutak-atik script jika belum melakukan back up pada project
x.    Test Suara: Mendengarkan suara
y.    Playtest: Memulai pemainan

2.7         Ilmu Pengetahuan Umum
Ilmu bukan sekadar pengetahuan(knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistomologi. ilmu alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani (material saja), atau Ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika lingkup pandangannya dibatasi ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang konkret. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jarak matahari dan bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi cocok menjadi perawat.
llmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.

Suatu pembenaran yang sering digunakan dalam percakapan santai adalah bahwa suatu fakta merupakan suatu "pengetahuan umum". Sering ditemukan bahwa ternyata kebanyakan orang sebenarnya tidak sama-sama mengetahui ini. Bahkan suatu pernyataan yang secara luas dipercayai kebenarannya, sebenarnya tidak semuanya benar atau bahkan sama sekali berlawanan dengan kenyataannya.


Jadi ilmu pengetahuan umum adalah sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu yang pembenarannya sering digunakan dalam percakapan dan merupakan suatu fakta yang umum.


           



         








BAB II (Revisi)

BAB II
LANDASAN TEORI
2.1       Pengertian Game
Game bermakna “permainan”, teori permainan adalah salah satu cara belajar yang digunakan dalam menganalisa sejumlah pemain maupun perorangan yang menunjukkan strategi – strategi rasional. Teori ini di kemukakan oleh Jhon Von  and Oscar Morgenstern, menurutnya permainan terdiri atas sekumpulan peraturan yang membangun situasi bersaing dari 2 atau beberapa orang kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk memaksimalkan kemenangan sendiri ataupun untuk meminimalkan kemenangan lawan. Sebuah permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat  dalam konflik buatan, disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan dalam merupakan rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan. Game bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa. Game sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat da cepat karena game terdapat berbagai konfilik atu masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan tepat dan tepat. Tetapi game juga bisa merugikan merugikan apabila kita sudah kecanduan game kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.
Game bersal dari kata bahasa inggris yangberarti dasar permainan. Permainan dalam hal ini merajuk pada pengertian kelincahan intelektual (Intellectual playability game) yang juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Dalam game, ada target – target yang ingin di capai pemainnya.
2.2       Pengertian Game Menurut  Ahli
Menurut Agustinus Nilwan (1995:1), game merupakan permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi. Jika ingin mendalami penggunaan animasi haruslah memahami pembuatan game. Atau jika ingin membuat game, maka haruslah memahami teknik dan metode animasi, sebab eduanya saling berkaitan.
2.3       Sejarah Game
Pada tahun 1952, seorang mahasiswa Universitas Cambridge A.S Gouglas membuat permainan OXO (tic-tac-toe) dalam versi grafik. Permainan ini di kembangkan ketika hendak mendemostrasikan tesisnys tentang interaksi antara manusia dan komputer. Pada tahun 1958 William Higin Botham mendisain sebuah game dengan judul Tennis For Two yang dimainkan dalam oscilloscope, dan kemudian ada pula Stave Russel pada tahun 1961 dengan game berjudul spacewer yang dibuat dalam komputer  mainframe DEC PDP-1 saat mereka menjalani studi di MIT. Mulai tahun 1960-an lebih banyak permainan komputer yang di kembangakan (kebanyakan komputer mainframe), dan secara bertahap telah berkembang tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya.
2.4.      Genre Game
Game terbagi dalam beberapa format atau gaya permainan yang lebih sering disebut dengan genre. Berikut ini adalah 8 katagori genre dari sebuah game yang sering di mainkan oleh para pemain yaitu:        
 a. Adventure
b.Fighting 
c.RPG
d.Racing
e.Sport
f.Strategy
g.Shooting
h.Simulation
2.5.  Game Edukasi
Game Edukasi adalah game digital yang dirancang untuk mendukung pengajaran dan pembelajaran, menggunakan teknologi multimedia alternatif.
2.5.1 Game Untuk Pendidikan
Menurut buku “ Learning Online with Games, Simulations and Virtual Worlds ” Karya Clark Aldrich. Terdapat beberapa jenis game yang dapat di manfaatkan dalam pendidikan yaitu:
a.    Educational Simulations : game yang bertujuan untuk sebuah pembelajaran
b.    Serious Games : Serious game dalah suatu konsep game dengan tujuan untuk kepentingan training, advertising, simulasi, edukasi. Atau dengan kata lain untuk kepentingan tyang bersifat non-entertaiment. Imlementasinya, serious game ini diterapkan untuk berbagai tingkatan usia serta dengan berbagai genre dan teknologi game
c.    Frame Games
d.    Class Games
e.    Virtual World
Perbedaan dari setiap jenis game dapat dibedakan menjadi 4 (Empat) aspek:
·         Tujuan Pembelajaran yang dapat di capai;
·         Kriteria Suksesnya
·         Kebutuhan teknologi untuk diimplementasikan
·         Contoh dari jenis game tersebut
2.6.      Role Playing Game
RPG adalah sebuah permainan yang mana para pemainnya memainkan peran tokoh – tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk membuat sebuat cerita. Para pemain memilih aksi tokoh-tokoh mereka berdasarkan karakteristik  tokoh tersebut, dan keberhasilan aksi mereka tergantung dari sistem peraturan pemain yang telah di tentukan. RPG Marker XP merupakan salah satu versi PC RPG Marker yang juga merupakan versi ke-4. Pada dasarnya ada 3 tahapan dalam proses pembuatan game RPG menggunakan RPG Marker XP yaitu sebagai berikut:
a.            Mapping
Map lokasi dimana karakter game dapat bergerak atau disebut juga sebagai latar dari game, karena map merupakan suatu elemen yang penting di dalam suatu game RPG. Dalam pembuatannya pun tidak bisa sembarangan karena akan menimbulkan ketidak sesuaian  dan kenyamanan bagi player untuk itu map yang di buat harus sesuai dengan alur cerita dalam game. Mapping adalah proses pembuatan map. Proses mapping membutuhkan imajinasi yang tinggi dari developer, agar map yang dibuat dapat sedekat mungkin dengan keadaan nyata dan tidak menyimpang dari alur cerita.
b.            Database
Database adalah kumpilan dari bermacam-macam data yang digunakan dan proses pengaturan parameter-parameter untuk objek yang ada dalam game  seperti tokoh, senjata, animasi, suara dan lain-lain.
c.            Eventing
Eventing adalah proses pemberian perilaku pada objek yang ada di dalam game. Perilaku objek yang diatur dalam proses ini antara lain: dialog antar tokoh, binatang yang berjalan, backsound, perpindahan tokoh ke map lain, dan pertempuran.

2.6.1   Standard Toolbar


a.    New: Membuat project RMXP baru
b.    Open: Membuka sebuah project RMXP
c.    Save: Menyimpan project RMXP
d.    Cut: Saat bekerja pada map, akan memotong kotak
e.    Copy: Mencetak kembali kotak
f.     Paste: Menempel kotak
g.    Delete: Menghapus kotak
h.    Undo: Membatalkan kesalahan yang dibuat sebelumnya
i.      Layer Pertama: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
j.      Layer Kedua: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
k.    Layer Ketiga: Akan dijelaskan dibagian pemetaan
l.      Layer Eventing: Double click pada kotak mana saja untuk membuat event
m.  Pencil Tool: Gunakan untuk menggambar kotak
n.    Rectangle Tool: Gunakan untuk menggambar kotak dalam bentuk persegi
o.    Circle Tool: Gunakan untuk menggambar kotak dalam bentuk lingkaran
p.    Flood Tool: Untuk memenuhi layer dengan satu macam kotak
q.    Select Tool: Memilih kotak
r.     Zoom tool
s.    Zoom tool
t.     Zoom tool
u.    Database: Membuka database
v.    Resource manager
w.   Script Editor: Sebaiknya tidak mengutak-atik script jika belum melakukan back up pada project
x.    Test Suara: Mendengarkan suara
y.    Playtest: Memulai pemainan




           



         







ABSTRAK (OK)

ABSTRAK
Game merupakan hal yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari anak kecil sampai orang dewasa pasti pernah bermain game. Saat ini paradigma kebanyakan orang menganggap game hanyalah bermain biasa dan sekedar menghabiskan waktu untuk mencari kesenangan. Padahal game juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran. Hal tersebut dimaksudkan agar unsur-unsur yang terdapat dalam game dapat digunakan sebagai media edukasi untuk mencapai suatu tujuan.

Game Petualangan Ilmu Pengetahuan umum ini memiliki konsep khusus dengan tujuan yaitu materi yang disajikan dalam bentuk pertanyaan  bisa tersampaikan untuk player dalam bentuk skenario game petualangan.Dalam pembuatan game ini penulis menggunakan software untuk mendisain game yaitu RPG Marker atau RPG Marker XP.

Prinsip kerja dari game petualangan Ilmu Pengetahuan umum yaitu menjawab pertanyaan mengenai ilmu pengetahuan umum yang ada di setiap peta serta melewati beberapa tantangan lainnya.

Kata Kunci: Media Edukasi, Game Petualangan,RPG Marker XP
erny twin. Powered by Blogger.

About Me

My photo
BULUNGAN, KAL-TIM, Indonesia

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *